Inil4h Ciiri Kedai Ada Pel4ris Yang P4tut DIHIND4RI

Inil4h Ciiri Kedai Ada Pel4ris Yang P4tut DIHIND4RI | Bagi Anda yang suka mak4n di luaar rumah atau punya h0bi wisata kuliner, wasp4da dan telit!lah memilih temp4t m4kan karena bisa jadi mak4nan yang anda makan meng4ndung zaat pengl4ris. Walaupun tujuan si pem!lik temp4t makan tersebut agar konsumen menggandrungi mak4nan yang dijuaalnya, akan tetapi pr0ses pengl4ris biasanya melib4tkan J!n peluuudah yang tentu saja sangat menj!j!kkan.

Jom sama2 join group ni.. Khas untuk sama2 kita share menu puasa korang nnti..inshaAllah bermanfaat disana..TQ
Nak Join –> Klik Disini

J!n Peluuudah adalah h4ntu yang dip4kai sebagai sar4na pengl4ris makanan. Tidak hanya w4rung-w4rung pinggir j4lan saja yang menggunakan j4sa m4khluk j4hat ini.. sekarang sudah berkemb4ng digunakan di mall-mall yang ada dik0ta – k0ta bes4r.

Disebut j!n pelud4h karena sebelum di sajikan kepada konsumen, mak4nan ini di lud4hi akan menjadi ter4sa nikm4t dan konsumen akan ketag!han untuk datang ke w4rung makan tersebut. Selain jin pelud4h ada juga j!n penj!lat piriing yang akan digunakan oleh konsumen.

Pr0ses tersebut terny4ta m4mpu men4mbah rasa makanan yang di sajikan, B4hkan kad4ng -kad4ng jika di rasa kurang maka tind4kan melud4h itu dil4kukan sampai dua kali atau tiga kali secara bertuuurut-tuuurut.

Efeek dari tindakan h4ntu ini di samp!ng membuat enaak masakan yang di sajikan juga membuat eneergi neg4tif akan masuk ke tuuubuh orang yang mem4kan masakan tersebut, di s!si lain kadang jika orang yang mem4kan masakan yang di lud4hi itu kebetulan adalah orang baiik-baiik peril4ku dan muatan spiritualnya, maka kad4ng setelah mem4kan makanan yang di lud4hi, beberapa w4ktu kemudiian dia akan merasa mual dan mungkin juga munt4h-munt4h.

Banyak orang yang telah meng4lami haal tersebut. Salah satunya seperti yang dialami seorang Kyai yang diaj4k makan di sebuah rest0ran di Jakarta oleh tem4nnya. Ketika ia duduk di kursi rest0ran Pak Kyai mend4dak s4kit kep4la dan buuru-buuru keluar tidak jadi m4kan, setelah ditanya, beliau memberiikan selend4ng yang dia p4kai kepada tem4n itu… tiba-tiba temen itu melihat beberapa sos0k m4hluk tel4njang bulaat yang mondar mandir melud4hi setiap mak4nan yang dihid4ngkan kepada penguunjung.

J!n pelud4h hanya salah satu jenis pengl4ris, banyak cara lain yang dil4kukan pem!lik rumah makan agaar waruuungnya laaku.

Adapun ciiiri-ciiiiri temp4t/rumah makan, t0ko kue atau temp4t kuliiner lainnya yang menggun4kan Media Siiihir dalam usahanya yaitu

1.Kalau w4rung besar sem4cam restauran, pasti ada t0ilet atau ruuang dek4t d4pur yang nggak boleh dim4suki siapapun. Biasanya di dalamnya ada orang tua renta yang s4kit k4kinya diceeelup ke air untuk kuaah mas4kan.

2.Kalau w4rung p!nggir j4lan, perhat!kan panci atau periiiuknya. Biasanya kalau pake pengl4ris hanya si tuk4ng dag4ng yang boleh buuuka, jadi pembeli tidak boleh semb4rang ambil kuaaah atau lihaat-lihaat isiinya.

3.Biasanya terd4pat buntelan kain putiih di temp4t n4si, gag4ng cent0ng sayur, atau di peral4tan m4sak lainnya.

4.W4rung pinggir j4lan yang menggunakan pengl4ris, temp4t cuuuci piringnya terpis4h jauuh dan tidak terlihat kegi4tan cuuuci piringnya.

5.Kalau dibawa pul4ng, rasanya berubah dr4stis berbeda dengan rasa jika dim4kan di temp4t mak4n atau makanannya cepat menj4di b4si seh!ngga tidak semp4t termakan.

6.Jika dinetralkan dengan doa rasanya jadi standar.

Itu hanya s4lah satu triik n4kal dari pengusaha w4rung m4kan, agar lariis. Kita tidak mengh4kimi semua w4rung-w4rung makan, karena tidak semuanya mem4kai triik j4hat seperti ini. Bersekuuutu dengan b4ngsa J!n dengan tujuuuan dan cara apapun tidak diben4rkan dalam aj4ran agama, bahk4n haal tersebut merup4kan perbu4tan sy!rik yang m4mpu membenamkan pel4kunya kelemb4h Jah4nnam.

Sebagai orang beriman jangan lupa berd0a, karena orang yang dekat dengan Tuhan akan dij4uhkan dari segala yang j4hat. Berdo’alah dimana saja dan kapan saja ketika akan dan sesudah makan. Jika perlu bacalah ayat kursi.

#Seb4rkan info ini agaar saud4ra dan teman kita tahu. Sem0ga menjadi am4lan sholih.