Hukum Suami Meminum Atau Tertelan Air Susu Isterinya

Hukum tetap Hukum! Hukum Suami Meminum Atau Tertelan Air Susu Isterinya Menurut Islam | Islam merupakan agama yang sangat terbuka dan boleh diterima oleh siapapun termasuk tentang suami minum air susu istrinya,

Sepanjang tidak terkait dengan deskripsi praktik dan detail, maka semua boleh terbuka, dan dibolehkan untuk dibicarakan. Tak terkecuali urusan rumah tangga.

Dalam hubungan suami-istri pasti banyak hal yang akan terjadi, mulai dari hal-hal yang persifat sensitif, private hingga komunikasi dalam berbagai hal yang semuanya telah diatur oleh agama.

Terdapat satu hal yang kemungkinan tidak terhindarkan dalam hubungan suami isteri yaitu percumbuan sebelum dan ketika melakukan hubungan yang menurut agama merupakan ibadah yang suci.

Bagaimana jika istri kemudian tengah berada dalam kondisi menyusui? Sedangkan si suami suka bercumbu dengan sesekali minum air susu si isteri. Nah pertanyaannya, bagaimana Islam menghukuminya?

Dibolehkan bagi suami untuk menghisap puting istrinya begitulah Islam membuka. Bahkan hal ini dianjurkan, namun catatan jika dalam rangka memenuhi keperluan biologi si isteri.

Sebagaimana pihak lelaki yang juga menginginkan agar istrinya memenuhi keperluan biologi dirinya.

Adapun ketika keadaan isteri sedang menyusui bayi, kemudian suami ikut minum air susu isteri, menurut para ulama ada bebarapa pendapat; Madzhab Hanafi berselisih pendapat. Ada yang mengatakan boleh dan ada yang memakruhkan.

Dalam Al-Fatawa al-Hindiyah (5/356) disebutkan, “Tentang hukum minum susu wanita, untuk lelaki yang sudah baligh tanpa ada keperluan mendesak, termasuk perkara yang diperselisihkan ulama belakangan.”

Dalam Fathul Qadir (3/446) disebutkan pertanyaan dan jawaban, “Bolehkah menyusu setelah dewasa? Ada yang mengatakan tidak boleh.

Kerana susu termasuk bagian dari tubuh manusia, sehingga tidak boleh dimanfaatkan, kecuali jika terdapat kebutuhan yang mendesak.

Keluar dari perselisihan ulama. Kerana ada sebagian yang melarang, meskipun hanya dihukumi makruh. Bahawa suami yang pernah minum air susu istrinya, tidaklah menyebabkan dirinya menjadi anak persusuan bagi isterinya.

Syaikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin mengatakan: “Menyusui orang dewasa tidak memberi dampak apapun, kerana menyusui seseorang yang menyebabkan adanya hubungan persusuan adalah menyusui sebanyak lima kali atau lebih dan dilakukan di masa anak itu belum usia disapih.

Adapun menyusui orang dewasa tidak memberikan dampak apapun. Oleh kerana itu, andaikan ada suami yang minum air susu istrinya, maka si suami ini TIDAK kemudian menjadi anak sepersusuannya,” (Fatawa Islamiyah, 3/338).

Demikianlah pendapat beberapa ulama mengenai suami yang menyusu pada isterinya, semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk kebenaran dan kebaikan pada kita semua.

Tonton Video Di Bawah Ini Sampai Habis

Power la dik

Posted by Fingo on Isnin, 17 Februari 2020

Register disini>> Join Now ,Selepas Join download Apps Fingo